www.AlvinAdam.com


Berita 24 Bengkulu

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kemenaker Dorong Pelatihan Tenaga Kerja

Posted by On 15.52

Kemenaker Dorong Pelatihan Tenaga Kerja

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU -- Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) mendorong pelatihan tenaga kerja untuk meningkatkan kompetensi mereka. Kemenaker membuka diri terhadap kerja sama yang membantu peningkatan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja Indonesia.
Menteri Tenaga Kerja Muhammad Hanif Dhakiri mengatakan, Kemenaker akan mendorong peningkatan pelatihan tenaga kerja. Apalagi Presiden Joko Widodo meminta agar pendidikan vokasi dapat didorong untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia.
Selama ini, anak-anak magang dinilai mengganggu karyawan di tempat pemagangan. Maka Kemenaker menyiapkan program magan terstruktur dengan menyiapkan 8.000 instruktur dan mentor. Magang ini akan disertifikasi dan sesuai jenjang karir.
Lulusan S1 punya dilema. Kalau kerja sesuai ijazah, mereka dianggap kurang kompeten sehingga saat diterima tapi jadi turun derajat. Dalam kondisi itu, pekerja muda lebih memilih menganggur.< br/>Di SMK pun, guru produktif yang mengajar kemahiran tertentu hanya 25 persen dari jumlah guru yang ada. ''Hal-hal seperti itu yang membuat angkatan kerja kita bisa langsung diserap pasar kerja,'' ungkap Hanif usai menyaksikan penandatanganan kerja sama program magang Provinsi Bengkulu dengan International Manpower Development Organization Japan (IM Jepang) di Kota Bengkulu, Jumat (17/11).
Kemenaker terbuka atas kerja sama untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan pekerja nasional. Kemenaker sudah sepakat dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) untuk menggelar magang terstruktur bagi 400 ribu orang.
Hanif juga menyambut baik kerja sama serupa seperti program magang antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan IM Jepang. Apalagi pemagangan tenaga kerja Indonesia ke Jepang sudah sejak 1993.
''Magang seperti ini agar anak-anak punya keterampilan dan pengalaman kerja baik di Jepang,'' ucap Hanif.
Pemerintah tidak me nargetkan berapa banyak tenaga kerja yang bisa dimagangkan ke Jepang. Tapi saat ini ada sekitar 23 ribu tenaga magang Indonesia di Jepang di beragam sektor seperti konstruksi, manufaktur, dan UKM.

Sumber: Google News | Berita 24 Bengkulu

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »