www.AlvinAdam.com


Berita 24 Bengkulu

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kendalikan Inflasi, Pemprov Buka Rute Penerbangan Baru ke ...

Posted by On 09.29

Kendalikan Inflasi, Pemprov Buka Rute Penerbangan Baru ke ...

Kendalikan Inflasi, Pemprov Buka Rute Penerbangan Baru ke Provinsi Tetangga Submitted by Redaksi on 14 November 2017

Bengkulu - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bengkulu menggelar High Level Meeting semester II tahun 2017 dan Workshop TPID dengan tema Strategi Efektif Pengendalian Inflasi Bengkulu.

Pertemuan yang dibuka Plt Sekda Provinsi Bengkulu, Gotri Suyanto tersebut menghadirkan narasumber Asisten Deputi Moneter dan Neraca Pembayaran Kemenko Perekonomian, Edi Prio Pambudi yang juga anggota Pokjanas TPIDsebagai narasumber.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu, Endang Kurnia mengatakan, hingga Oktober 2017 inflasi Bengkulu berada pada angka 2,87%, turun dari tahun sebelumnya yakni pada angka 5,43 %, lebih rendah dari inflasi nasional yang 3,58%.

Penurunan angka inflasi tersebut dipengaruhi oleh langkah pemerintah daerah menggandeng maskapai penerbangan untuk menambah jumlah armada dan rutenya langsung ke beberapa provinsi tetangga.

Dikatakan Endang Kurnia, kontribusi terbesar adalah yang tadinya selalu agak bandel, inflasi angkutan udara, sekarang turun drastis. “Kami ingin menyampaikan apresiasi kepada gubernur untuk membuka jalur angkutan udara yang baru," katanya.

Sementara itu Asisten Deputi Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi mengapresiasi kinerja TPID Provinsi Bengkulu yang mampu menekan angka inflasi dengan melakukan inovasi membuka rute penerbangan baru ke beberapa provinsi tetangga, antara lain Palembang, Padang dan Jambi.

Sebelumnya dijelaskan TPID Bengkulu, angkutan udara sangat mempengaruhi angka inflasi di Provinsi Bengkulu. "Langkah yang telah dilakukan Pemprov Bengkulu ini, merupakan suatu terobosan de ngan menggandeng maskapai, menambah penerbangan langsung itu sangat baik untuk menurunkan inflasi," katanya.

Merespon rute angkutan udara yang semakin ramai dan langsung tanpa transit di jakarta, Edi mengusulkan agar pemerintah serius membangun sektor pariwisata ke depannya akan menjadi andalan penghasil devisa.

Dalam pertemuan tersebut juga dibicarakan program dan inovasi pengendalian inflasi daerah lainnya. Diantaranya penandatanganan kerjasama ternak sapi antara Pemprov Bengkulu dengan Pemprov Nusa Tenggara Timur (NTT).

Komoditi daging sapi merupakan salah satu penyumbang inflasi terutama pada saat menghadapi hari besar keagamaan, dikarenakan pada saat itu permintaan daging meningkat.

Model kepemilikan sapi yang umumnya merupakan usaha sampingan, mengakibatkan suplai sapi siap potong tidak mampu memenuhi kebutuhan, sehingga harus mendatangkan sapi dari provinsi tetangga dengan harga yang relatif tinggi.

Untuk mengatasi masalah terseb ut pemerintah memfasilitasi terjalinnya tata niaga sapi melalui kerjasama antar badan usaha milik petani (BUMP) Pemprov Bengkulu dengan BUMP Provinsi NTT.

“Saya berharap, pertemuan TPID semester II ini menghasilkan solusi yang lebih kongkrit dalam mengatasi inflasi daerah, dan mendorong peningkatan ekonomi daerah dan nasional,” kata Plt Sekprov Bengkulu. (mc/tv)

Sumber: Google News | Berita 24 Bengkulu

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »