www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

BI Catat Sejumlah Bisnis yang Menjanjikan di Bengkulu pada 2018

Posted by On 17.33

BI Catat Sejumlah Bisnis yang Menjanjikan di Bengkulu pada 2018

Kepala perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Endang Kurnia Saputra (batik) saat menggelar jumpa pers didampingi Plt Gubernur Bengkulu  Rohidin Mersyah KOMPAS.COM/FIRMANSYAH Kepala perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Endang Kurnia Saputra (batik) saat menggelar jumpa pers didampingi Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah

BENGKULU, KOMPAS.com - Kepala Bank Indonesia ( BI) Perwakilan Bengkulu, Endang Kurnia Saputra menjelaskan, sepanjang 2018 terdapat beberapa usaha yang menjanjikan.

"Kami melihat pada 2018 ada banyak sektor usaha yang menjanjikan seperti geliat pariwisata yang terus membaik," ka ta Endang, Rabu (3/1/2018).

Ia katakan sepanjang 2018 akan ada banyak even, rapat-rapat bertaraf nasional yang dilakukan oleh kementerian di Bengkulu.

Bahkan menurutnya Bank Indonesia (BI) memungkinkan menggelar Rakor Nasionalnya di Bengkulu.

Baca juga : Ini Saran BI agar Perekonomian Bengkulu Membaik

Untuk itu, menurutnya Bengkulu harus menyediakan akomodasi seperti penginapan dan perhotelan. Bengkulu baru memiliki dua hotel berbintang namun belum bintang empat.

Hotel dengan pelayanan terbaik untuk kelas menengah ke atas memang masih terbatas.

"Itu untuk kalangan menengah atas lalu akan ada turunannya yang dapat menyentuh kelompok rakyat banyak," jelasnya.

Dengan tingginya aktivitas wisata dan kegiatan-kegiatan pemerintah nasional dan daerah di Bengkulu maka akan berimbas pada usaha kecil menengah masyarakat.

Mengutip prediksi Kementerian Pariwisata, akan terjadi lonjakan kunjungan wisatawan di Bengkulu.

Maka da ri itu bisnis di bidang jasa kepariwisataan dan penunjuangnya akan sangat menjanjikan.

"Bisnis kerajinan seperti batik besurek, kuliner, dan yang berhubungan dengan wisata sangat menguntumgkan di 2018," lanjut Endang.

Selama ini industri kreatif dan kuliner penunjang pariwisata sudah berjalan di Bengkulu namun belum dikenal secara besar-besaran.

Menurut Endang, Bengkulu harus konsisten dan berani mempromosikan potensi industri kreatifnya seperti batik, kuliner, jeruk kalamansi dan lainnya.

Sementara dari sisi industri dan pertanian sepanjang 2018 petani kelapa sawit dan pelaku usaha perkelapasawitan mendapatkan kabar gembira.

"Good news, meski kelapa sawit terus dikritik Uni Eropa namun permintaan tetap tinggi termasuk dari Eropa sendiri. Sementara di Asia permintaan terbesar CPO berasal dari China," sebutnya.

Dengan terus tingginya permintaan minyak sawit maka harga di tingkat petani juga akan ikut naik .

Di tengah pelambatan ekonomi dunia namun kenaikan harga CPO akan menjadi kabar baik untuk petani dan industri sawit.

Sementara itu pertumbuhan perekonomian Bengkulu juga diprediksi membaik menyusul membaiknya manajemen kepelabuhan dan meningkatnya ekspor dari pelabuhan

"Pelabuhan Pulau Baai mulai baik dari sisi manajemen menyusul adanya terminal curah CPO," sambungnya.

Kabar baik berikutnya adalah mulai beroperasinya Pertamina Geothermal Energy (PGE) di Bengkulu. Beroperasinya PGE ini akan dapat menambah suplai kebutuhan listrik di Bengkulu.

Menurut BI, Iaju perekonomian dipastikan akan menggeliat di sekitar aktifiyas PGE, serta meningkatnya harga tanah dan juga aktivitas ekonomi lainnya.

BI menyatakan pertumbuhan ekonomi Bengkulu pada 2017 naik, investasi bertambah, inflasi turun. Daya beli seperti melemah namun masyarakat menabung untuk kebutuhan sekolah anak-anak.

Berita Terkait

Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu Bangun Terminal Curah Cair

BTN Bantu Sekolah di Bengkulu

Selama Ramadhan BI Bengkulu Siapkan Uang Rp 1,8 Triliun

10 Ton Daging Kerbau Murah Asal India Masuk ke Bengkulu

Bank Bengkulu Dinilai Layak untuk "Go Public"

Terkini Lainnya

2018, BPJS Ketenagakerjaan Targetkan Kelola Dana Rp 368 Triliun

2018, BPJS Ketenagakerjaan Targetkan Kelola Dana Rp 368 Triliun

Makro 31/01/2018, 08:16 WIB Dampingi UMKM, BNI Dirikan 44 Rumah Kreatif BUMN di Seluruh Indonesia

Dampingi UMKM, BNI Dirikan 44 Rumah Kreatif BUMN di Seluruh Indonesia

Keuangan 31/01/2018, 07:45 WIB Cuaca Buruk, Pertamina Upayakan Pengiriman BBM ke Pulau    Karimunjawa

Cuaca Buruk, Pertamina Upayakan Pengiriman BBM ke Pulau Karimunjawa

Bisnis 31/01/2018, 07:14 WIB Sepanjang 2017, Suntikan Pemodal Asing ke Startup RI Capai Rp 64,3 Triliun

Sepanjang 2017, Suntikan Pemodal Asing ke Startup RI Capai Rp 64,3 Triliun

Makro 31/01/2018, 06:20 WIB Strategi Pertamina Maksimalkan Kebutuhan Dalam Negeri di Kilang Bontang

Strategi Pertamina Maksimalkan Kebutuhan Dalam Negeri di Kilang Bontang

Bisnis 31/01/2018, 05:37 WIB OJK Beri Izin Op   erasi 3 Bank Wakaf Mikro di Jateng

OJK Beri Izin Operasi 3 Bank Wakaf Mikro di Jateng

Keuangan 30/01/2018, 22:12 WIB Tahun 2017, Laba Bersih OCBC NISP Naik 22 Persen Jadi Rp 2,2 Triliun

Tahun 2017, Laba Bersih OCBC NISP Naik 22 Persen Jadi Rp 2,2 Triliun

Rilis 30/01/2018, 22:00 WIB Bangun Kilang di Bontang, Pertamina Pegang 10 Persen Saham

Bangun Kilang di Bontang, Pertamina Pegang 10 Persen Saham

Bisnis 30/01/2018, 21:03 WIB Menkop: Program Reformasi Total Koperasi Mulai Membuahkan Hasil

Menkop: Program Reformasi Total Koperasi Mulai Membuahkan Hasil

Rilis 30/01/2018, 21:00 WIB Olahan Kilang Minyak di Bontang Diutamakan untuk Kebutuhan Domestik

Olahan Kilang Minyak di Bontang Diutamakan untuk Kebutuhan Domestik

Bisnis 30/01/2018, 20:39 WIB BKPM: Pengembangan Pariwisata Bisa Dorong Realisasi Investasi

BKPM: Pengembangan Pariwisata Bisa Dorong Realisasi Investasi

Makro 30/01/2018, 20:30 WIB BlueScope Sebut Harga Gas Jadi Tantangan Industri Baja Lapis

BlueScope Sebut Harga Gas Jadi Tantangan Indus tri Baja Lapis

Bisnis 30/01/2018, 20:15 WIB Pengusaha Makanan Minuman Akui Stok Garam Industri Kian Menipis

Pengusaha Makanan Minuman Akui Stok Garam Industri Kian Menipis

Bisnis 30/01/2018, 20:00 WIB BKPM Kesulitan Mendata Investasi ke Perusahaan E-Commerce dan Startup

BKPM Kesulitan Mendata Investasi ke Perusahaan E-Commerce dan Startup

Makro 30/01/2018, 19:48 WIB BlueScope Keluhkan Negara Pengekspor Baja Lapis Lakukan Pratik Dumping

BlueScope Keluhkan Negara Pengekspor Baja Lapis Lakukan Pratik Dumping

Makro 30/01/2018, 19:47 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Bengkulu

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »