www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

BI: Pemda Bengkulu Harus Inovatif Hadapi Serangan Pasar Online

Posted by On 18.15

BI: Pemda Bengkulu Harus Inovatif Hadapi Serangan Pasar Online

Ilustrasithinkstockphotos/maxsattana Ilustrasi

BENGKULU, KOMPAS.com - Pemerintah daerah (Pemda) diminta inovatif dalam menghadapi serangan pasar online untuk menjaga peredaran uang di daerah.

Pernyataan ini muncul dalam diskusi sosialisasi Gerakan Nasional Non-Tunai yang dihelat Bank Indonesia ( BI) perwakilan Bengkulu, Jumat (6/4/2018).

"Saat ini kecenderungan masyarakat tinggi berbelanja online, itu bisa dilihat dalam keseharian. Ini menjadi persoalan karena uang di daerah Bengkulu banyak tersedot keluar. Pemda harus punya siasat jitu," ungkap salah seorang perwakilan dari Telkom.

Pernyataan ini dibe narkan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bengkulu, Endang Kurnia Saputra. Menurutnya Gerakan Nasional Transaksi Non-Tunai (GNNT) sangat berguna dalam efisiensi dan percepatan pertumbuhan ekonomi.

Baca juga : Tiga Manfaat Pembayaran Non-Tunai bagi UMKM

Belanja online juga salah satu dari metode transaksi nontunai. Menurut Endang, tidak bisa dipungkiri bila uang daerah dapat berpindah ke daerah lain. Terutama daerah yang sedikit memiliki sumber produksi.

"Di Bengkulu uang masuk dan ke luar itu perbandingannya 3:1 jadi, kalau ada tiga uang masuk maka hanya satu yang tinggal di Bengkulu," ujarnya.

Kondisi ini terjadi karena semua bahan baku produksi dan konsumsi di Bengkulu berasal dari luar daerah. Menurutnya, Hal tersebut dapat ditekan apabila daerah memiliki pusat-pusat industri dan produksi dan aktivitas ekonomi produktif.

Baca juga : Pemerintah Perlu Gencarkan Literasi Keuangan untuk Transaksi Elektronik

"BI sebagai contoh selama ini menggalakkan batik besurek Bengkulu, Namun semua bahan baku harus ambil dari Jawa semua. di Bengkulu tidak ada, ini salah satu masalahnya," ungkap Endang.

Dalam catatan Kompas.com misalnya pada 2015 menurut BI perwakilan Bengkulu dari 100 persen uang investasi yang masuk 70 persennya akan kembali ke luar. Hal ini menyebabkan pertumbuhan ekonomi tertekan.

Baca juga : Di Bengkulu, 70 Persen Uang Investasi ke Luar Lagi

Kompas TV The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia memberikan pendidikan khusus tentang pasar modal.

Berita Terkait

Produksi Kopi di Bengkulu Mencapai 70.000 Ton per Tahun

BI Catat Sejumlah Bisnis yang Menjanjikan di Bengkulu pada 2018

Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu Bangun Terminal Curah Cair

BTN Bantu Sekolah di Bengkulu

Selama Ramadhan BI Bengkulu Siapkan Uang Rp 1,8 Triliun

Terkini Lainnya

Untuk E-Katalog, PT Phapros Andalkan Clopidogrel dan Risedronat

Untuk E-Katalog, PT Phapros Andalkan Clopidogrel dan Risedronat

Bisnis 07/04/2018, 08:09 WIB Berita Populer: Ganjil Genap di Tol Jagorawi hingga Grab Tolak Kenaikan Tarif

Berita Populer: Ganjil Genap di To l Jagorawi hingga Grab Tolak Kenaikan Tarif

Makro 07/04/2018, 07:14 WIB Pertaruhan Wijaya Karya di Kereta Cepat

Pertaruhan Wijaya Karya di Kereta Cepat

Bisnis 07/04/2018, 06:07 WIB Bos Grab: Kenaikan Tarif Tak Serta-merta Menaikkan Pendapatan Mitra

Bos Grab: Kenaikan Tarif Tak Serta-merta Menaikkan Pendapatan Mitra

Bisnis 06/04/2018, 22:50 WIB Garap Garam di Kupang, Perusahaan Ini Investasi Rp 1,8 Triliun

Garap Garam di Kupang, Perusahaan Ini Investasi Rp 1,8 Triliun

Bisnis 06/04/2018, 22:12 WIB Pengusaha Khawatirkan Dampak Makerel Kaleng Bercacing

Pengusaha Khawatirkan Dampak Makerel Kaleng Bercacing

Bisnis 06/04/2018, 21:49 WIB Bersihkan Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan, Pertamina Tambah Kapal

Bersihkan Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan, Pertamina Tambah Kapal

Bisnis 06/04/2018, 21:24 WIB Diminta Jadi Perusahaan Transportasi, Ini Tanggapan Grab Indonesia

Diminta Jadi Perusahaan Transportasi, Ini Tanggapan Grab Indonesia

Bisnis 06/04/2018, 21:02 WIB Bank Boleh Beli Obligasi, Penyaluran Kredit Bakal Terganggu?

Bank Boleh Beli Obligasi, Penyaluran Kredit Bakal Terganggu?

Keuangan 06/04/2018, 20:37 WIB WMSBI dan IBI Luncurkan Dual Certification Program

WMSBI dan IBI Luncurkan Dual Certification Program

Rilis 06/04/2018, 20:25 WIB Soal Kecelakaan Kerja, Waskita Karya Bentuk Direksi Khusus

Soal Kecelakaan Kerja, Waskita Karya Bentuk Direksi Khusus

Bisnis 06/04/2018, 20:10 WIB Jaga Rupiah, Cadangan    Devisa Turun Jadi 126 Miliar Dollar AS

Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Turun Jadi 126 Miliar Dollar AS

Keuangan 06/04/2018, 19:36 WIB Dirombak, Ini Susunan Direksi dan Komisaris Baru Waskita

Dirombak, Ini Susunan Direksi dan Komisaris Baru Waskita

Bisnis 06/04/2018, 19:21 WIB Ditopang Bisnis Farmasi, Laba PT RNI 2017 Naik 43 Persen

Ditopang Bisnis Farmasi, Laba PT RNI 2017 Naik 43 Persen

Bisnis 06/04/2018, 19:03 WIB Tertekan Isu Perang Dagang, Rupiah Pekan Ini Kembali Melemah

Tertekan Isu Perang Dagang, Rupiah Pekan Ini Kembali Melemah

Keuangan 06/04/2018, 18:38 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Bengkulu

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »