www.AlvinAdam.com

Berita 24 Bengkulu

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pembukaan Pacific Partnership di Bengkulu Dihadiri Dubes AS

Posted by On 00.49

Pembukaan Pacific Partnership di Bengkulu Dihadiri Dubes AS

Usmin / JAS Selasa, 3 April 2018 | 08:22 WIB

Bengkulu - Pembukaan kegiatan latihan bersama antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Laut Amerika Serikat atau yang dikenal dengan Pacific Partnership yang melibatkan Pemprov Bengkulu, dihadiri Duta Besar Amerika Serikat (AS), untuk Indonesia, Joseph Donovan.

Kegiatan latihan bersama TNI dan Angkatan Laut Amerika Sertikat tersebut, dibuka secara resmi oleh Kepala Staf Umum TNI, Laksamana Madya TNI Dr Didit Herdiawan Ashaf, bertempat di halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (2/4).

Donovan mengatakan pihaknya berterima kasih atas sambutan pemerintah Indonesia atas kerja sama yang sudah berlangsung enam kali tersebut.

Pasific Patnership, katanya merupakan bantuan kemanusiaan multilateral tahunan dan misi kesiapsiagaan bantuan bencan a terbesar yang diadakan di Indonesia.

Selama di Indonesia, sebanyak 800 orang personel militer dan sipil dari Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Australia, Prancis, Korea Selatan dan Singapura serta Jepang akan ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

"Mereka akan bekerja berdampingan dengan personel TNI dan para anggota komunitas lokal di Bengkulu, untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat kemitraan regional dan mengembangkan kerjasama multilateral untuk kesiapsiagaan bencana," ujarnya.

Joseph menambahkan, tim medis, dokter gigi, teknik sipil dan dokter hewan akan bermitra dengan para ahli dari Indonesia untuk melakukan kegiatan pertukaran kesehatan, simposium medis dan pelatihan tanggap bencana.

Sementara itu, Kepala Staf Umum TNI Laksamana Madya Didit mengatakan, Bengkulu merupakan salah satu provinsi di Tanah Air, yang rawan bencana gempa bumi karena berada di pertemuan lempeng aktif Indoaustralia dan Eurasia.

Laksamana Madya Didik b erharap kegiatan latihan ini dapat membawa kemajuan bagi pihak-pihak yang terlibat, terutama dalam penanggulangan terhadap bencana alam

"Dua tahun sebelumnya kegiatan Pasific Patnership digelar di Provinsi Sumatera Barat, yang juga merupakan daerah rawan bencana gempa bumi dan tsunami. Sedangkan tahun 2018 kegiatan serupa kita pusatkan di Bengkulu," ujarnya.


Sumber: Suara Pembaruan Sumber: Google News | Berita 24 Bengkulu

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »