www.AlvinAdam.com

Berita 24 Bengkulu

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Indonesia Torehkan Sejarah dengan Ekspor Jagung

Posted by On 21.18

Indonesia Torehkan Sejarah dengan Ekspor Jagung

HOME PERISTIWA BISNIS Indonesia Torehkan Sejarah dengan Ekspor Jagung Kontributor Kurniati
30 Mei 2018, 10:35 WIB Indonesia Torehkan Sejarah dengan Ekspor Jagung FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakartaâ€" Sejak 20 16 hingga 2018, telah terjadi kinerja positif yang signifikan dalam produksi dan perdagangan jagung di Indonesia.

Kinerja positif tersebut yaitu peningkatan produksi, pengendalian impor dan realisasi ekspor jagung.
  • Dorong Perkebunan Sagu Sorong Selatan, Balitbangtan Gelar Bimbingan Teknis
  • Dukung Tahun Perbenihan, Balitbangtan Berikan Benih Taro Gratis
  • Lahan Kering Bukan Lagi Hambatan Tanam 3 Kali Setahun
Berbekal direktif Presiden untuk meningkatkan ekspor dan menurunkan impor, Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat dengan melaksanakan program Upaya Khusus (upsus) peningkatan produksi jagung. Berkat kerja keras petani dan seluruh eleman ba ngsa, produksi jagung nasional tahun 2017 mencapai 27,9 juta ton atau naik hampir 47 persen dibandingkan produksi tahun 2014. Tak berhenti di situ, kesuksesan kinerja produksi juga diikuti penurunan drastis volume impor jagung, dari 3,5 juta ton pada tahun 2015 (atau setara 10 trilyun) menjadi 1,3 juta ton pada tahun 2016 atau terjadi penurunan volume impor jagung sekitar 62 persen. Catatan kinerja tersebut juga berimplikasi positif terhadap parameter rasio ketergantungan impor (Import Depedency Ratio/IDR) jagung Indonesia. Pada periode 2013 hingga 2015, IDR jagung Indonesia tidak beranjak di sekitar angka 15 persen. Selanjutnya, angka IDR tersebut anjlok menjadi hanya 5 persen pada tahun 2016. Bahkan, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menegaskan pada tahun 2017 tidak ada impor jagung pakan ternak. Selama puluhan tahun dalam perdagangan jagung dunia, Indonesia merupakan net importir jagung. Tekad Kementan untuk membalik sejarah Indonesia tersebut telah dirintis sejak tahun 2017 dan dibuktikan pada awal tahun 2018. Menteri Amran mengungkapkan, kesepakatan ekspor jagung Indonesia ke Filipina dan Malaysia telah ditandatangani tahun 2017 lalu. “Kebutuhan Filipina 1 juta ton dan Malaysia 3 juta ton, total nilainya sekitar Rp12 triliun, kita akan penuhi secara bertahap," kata Amran optimistis. Pada tahun 2018 ini, tekad dan optimisme Kementan tersebut mulai terwujud. Hingga awal Mei 2018, paling tidak tercatat empat kali ekspor jagung Indonesia ke Filipina dengan total volume ekspor jagung hampir mencapai 136 ribu ton yang berasal dari tiga provinsi yaitu Gorontalo, Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Ekspor perdana jagung Indonesia pada tahun 2018 diawali dari Gorontalo pada tanggal 14 Februari 2018 sebanyak 57.650 ton, yang kemudian disusul ekspor berikutnya pada tanggal 3 Mei 2018 sebanyak 6.600 ton. Ekspor jagung lainnya berasal dari Sulsel sebanyak 60.000 ton tanggal 9 Maret 2018 dan dari NTB s ebanyak 11.500 ton tanggal 20 Maret 2018. “Ekspor jagung ini torehan sejarah baru Indonesia, kita dulu langganan impor, kini berbalik ekspor," ujar Amran. Lebih lanjut Amran menekankan, hal ini juga merupakan realisasi Nawacita untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Kinerja positif Kementan tersebut bukanlah ujug-ujug, melainkan dicapai melalui berbagai program/kebijakan terobosan. Di antaranya upsus, peningkatan anggaran hingga 380 persen, perluasan areal 3 juta hektare, optimalisasi lahan (termasuk di bawah tegakan), bantuan saprodi, inovasi teknologi (benih, air, teknologi budidaya, pascapanen, alsin), kebijakan harga acuan pemerintah, kemitraan dengan petani dan industri pakan (Gabungan Perusahaan Makanan Ternak), regenerasi petani melalui kelompok usaha bersama, pengendalian impor, serta kemudahan dan integrasi sistem ekspor.

Sumber: Hoerudin


Bag aimana reaksi anda
dengan artikel ini? Suka 0% Sedih 0% Tidak suka 0% Tekejut 0% Bosen 0% Bingung 0% Marah 0% TOP BISNIS Bisnis Peneliti Balitbangtan Raih 'The Influential Figures on Soil Conservation Awards' Senin, 2018/05/28 13.38 Bisnis PT Tunas Baru Lampung Tertarik Gunakan Feromon Selasa, 2018/05/29 15.23 Bisnis BPTP NTT Dorong Pembangunan Pertanian di Perbatasan Malaka Senin, 2018/05/28 13.33 Bisnis Didampingi BPTP, Keuntungan Petani Sawit Melonjak Senin, 2018/05/28 18.49 Bisnis Ini Bahayanya bila Pemerintah Menaikkan Harga Rokok Selasa, 2018/05/29 15.48 Terkini Nasional Perkara Suap Dirwan Mahmud, Wakil Bupati Bengkulu Selatan Turut Diperiksa Rabu, 2018/05/30 11.02 Nasional Ali Mochtar Ngabalin: Jangan Gunakan Agama untuk Kafirkan Orang Rabu, 2018/05/30 11.01 Kronik Memaknai Hari Raya Galungan Umat Hindu Bali Rabu, 2018/05/30 10.59 Nasional Pimpinan DPR: Setop Gurauan Bom di Pesawat Rabu, 2018/05/30 10.55 Olahraga Seandainya Tendangan Ricky Kayame Tak Melebar Rabu, 2018/05/30 10.49 POPULER 1 Peneliti Balitbangtan Raih 'The Influential Figures on Soil Con... 2 Menyamakan Jokowi-Nazib Rajak, Pernyataan Sandi Dinilai Tak Eti... 3 Kata Menteri Ani soal Gaji Megawati 4 Kekuatan dan Kelemahan Prabowo Subianto 5 Urusan Ibu Kota Kelar, Mendagri Kunjungi Maybrat
Sumber: Google News | Berita 24 Gorontalo

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »