www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Di Bengkulu Selatan, Media Sosial Jadi Pemicu Perceraian

Posted by On 22.41

Di Bengkulu Selatan, Media Sosial Jadi Pemicu Perceraian

Di Bengkulu Selatan, Media Sosial Jadi Pemicu Perceraian Selasa, 07/10/2018 - 02:14 oleh websiteadmin Submitted by websiteadmin on Selasa, 07/10/2018 - 02:14

  • Star
  • Star
  • Star
  • Star
  • Star

Bengkulu Selatan, Bengkulutoday.com - Penggunaan media sosial yang tidak tepat dan bijak dapat menimbulkan masalah. Terlebih jika media sosial digunakan untuk tujuan yang tidak semestinya. Bagi pasa ngan suami istri, kasus di Bengkulu Selatan layak mendapat perhatian. Pasalnya didaerah itu, media sosial menjadi salah satu pemicu terjadinya perceraian.

Hingga pertengahan tahun ini, jumlah angka perceraian di Bengkulu Selatan mencapai 447 kasus. Sebagian besar itu dipicu karena penggunaan media sosial yang kurang tepat dan bijak. Sedangkan pada periode lalu, angka perceraian mencapai 775 kasus.

Terjadinya kasus perceraian di Bengkulu Selatan sebagian besar disebabkan karena faktor perselisihan dan pertengkaran. Dari faktor dominan itu, 80 persen diantaranya berujung pada gugatan perceraian, demikian dikatakan Panitera Pengadilan Agama Manna, Sairun sebagaimana dilansir dari antaranewsbengkulu.com, Sabtu (7/7/2018).

Dijelaskan Sairun, rata-rata kasus yang ditanganinya disebabkan karena kemajuan teknologi. Penggunaan media sosial yang tidak bijak diduga menjadi pemicunya. "Pasangan suami istri menggunakan media sosial hingga melupakan tugasnya," ka tanya. Akibatnya, pasangan kemudian terlibat pertengkaran dan perselisihan.

Sairun menambahkan, ketika pasangan tidak bijak menggunakan media sosial maka akan menyebabkan terjadinya kesalahpahaman. Media sosial juga diduga menjadi penyebab ketidakharmonisan dan keretakan hubungan pernikahan, sebab diduga karena adanya pihak ketiga.

Sairun mengingatkan bahwa status, komentar romantis dan komunikasi yang sembunyi-sembunyi dapat menjadi penyebab kecemburuan serta pertengkaran, akibatnya dapat berujung perceraian.

Dengan kasus diatas, Sairun mengajak masyarakat, terutama bagi yang telah berkeluarga untuk menggunakan media sosial hanya untuk kegiatan yang positif saja. Terlebih dengan bermedia sosial dapat menambah keharmonisan hubungan dalam rumah tangga. [Fo]

Tags Gaya Hidup Perceraian Bengkulu Selatan Media SosialSumber: Berita Bengkulu

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »